• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Suara Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Ketua PPWI Jambi Desak Kejari Muaro Jambi Tingkatkan Penanganan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Simpang Wong Kito ke Tahap Penyidikan

    JANJI EKSPOS BERUBAH JADI “DATANG KE KANTOR”, POLEMIK JALAN WONG KITO KIAN MEMANAS: DUGAAN PELANGGARAN TATA KELOLA PENGADAAN MINTA DIUSUT TUNTAS

    Polemik Jalan Wong Kito Makin Panas, Data 276 Meter Berubah Jadi 451 Meter, Publik Tagih Transparansi Penyidik

    Anggaran Ada, Penanggung Jawab Tak Jelas, Publik Desak Polda Jambi Usut Dugaan Kejanggalan Pengadaan Flat Panel Rp8,18 Miliar di Disdik Provinsi Jambi

    BPK Soroti Pengadaan Tanah Rp15,14 Miliar di Dinas PUPR Provinsi Jambi, Nilai Akta Berbeda dan Anggaran Tak Mencukupi

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Foto Petugas Medis Ruang Visum Jadi Sampul Berita, Muncul Pertanyaan Soal Etika Jurnalistik dan Perlindungan Privasi

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Ketua PPWI Jambi Desak Kejari Muaro Jambi Tingkatkan Penanganan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Simpang Wong Kito ke Tahap Penyidikan

    JANJI EKSPOS BERUBAH JADI “DATANG KE KANTOR”, POLEMIK JALAN WONG KITO KIAN MEMANAS: DUGAAN PELANGGARAN TATA KELOLA PENGADAAN MINTA DIUSUT TUNTAS

    Polemik Jalan Wong Kito Makin Panas, Data 276 Meter Berubah Jadi 451 Meter, Publik Tagih Transparansi Penyidik

    Anggaran Ada, Penanggung Jawab Tak Jelas, Publik Desak Polda Jambi Usut Dugaan Kejanggalan Pengadaan Flat Panel Rp8,18 Miliar di Disdik Provinsi Jambi

    BPK Soroti Pengadaan Tanah Rp15,14 Miliar di Dinas PUPR Provinsi Jambi, Nilai Akta Berbeda dan Anggaran Tak Mencukupi

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Foto Petugas Medis Ruang Visum Jadi Sampul Berita, Muncul Pertanyaan Soal Etika Jurnalistik dan Perlindungan Privasi

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Suara Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » Polemik Jalan Wong Kito Makin Panas, Data 276 Meter Berubah Jadi 451 Meter, Publik Tagih Transparansi Penyidik

Polemik Jalan Wong Kito Makin Panas, Data 276 Meter Berubah Jadi 451 Meter, Publik Tagih Transparansi Penyidik

by Admin
25.06.2026
in Berita
0

MUARO JAMBI – Polemik proyek peningkatan Jalan Wong Kito di Kabupaten Muaro Jambi kembali menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai perbedaan data terkait volume pekerjaan, lokasi pelaksanaan, hingga perubahan sikap aparat penegak hukum dalam menyampaikan perkembangan penanganan laporan masyarakat.
Sebelumnya, publik menaruh perhatian terhadap proyek yang dalam dokumen pengadaan disebut memiliki volume pekerjaan sepanjang 276 meter. Namun dalam perkembangan berikutnya, muncul pernyataan pejabat yang menyebut panjang pekerjaan sekitar 400 meter, sementara hasil pengecekan lapangan bahkan disebut mencapai 451 meter.
Perbedaan angka tersebut memunculkan pertanyaan mendasar mengenai kesesuaian antara dokumen perencanaan, kontrak pelaksanaan, dan kondisi fisik pekerjaan di lapangan.
Selain persoalan volume, masyarakat juga mempertanyakan kesesuaian lokasi pekerjaan. Nama paket pekerjaan mengacu pada ruas Simpang Jalan Wong Kito – Bukit Subur – Ujung Tanjung, sementara hasil temuan lapangan disebut berada pada wilayah Bukit Subur. Kondisi ini mendorong munculnya tuntutan agar seluruh dokumen proyek dibuka secara transparan kepada publik.
Desakan keterbukaan semakin menguat setelah muncul kritik terhadap perubahan sikap penyidik yang sebelumnya disebut akan melakukan ekspos hasil penanganan laporan kepada publik, namun kemudian meminta pelapor untuk datang langsung ke kantor guna memperoleh penjelasan.
Bagi sebagian kalangan, perubahan mekanisme penyampaian informasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pertanyaan baru mengenai komitmen transparansi dalam penanganan perkara yang telah menjadi perhatian masyarakat luas.

Empat Isu Utama yang Layak Diuji
Berdasarkan analisis terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah, terdapat sedikitnya empat isu utama yang layak menjadi objek pemeriksaan auditor maupun aparat penegak hukum.
Pertama, kesesuaian perencanaan proyek. Publik berhak mengetahui apakah volume 276 meter merupakan volume final yang ditetapkan dalam dokumen tender atau terdapat perubahan yang telah disahkan melalui mekanisme administrasi yang berlaku.
Kedua, kesesuaian pelaksanaan pekerjaan. Munculnya angka 451 meter dalam hasil pengecekan lapangan menimbulkan pertanyaan mengenai dasar perhitungan volume yang digunakan dalam pelaksanaan proyek.
Ketiga, kesesuaian lokasi pekerjaan. Perlu dipastikan apakah pekerjaan dilaksanakan tepat pada ruas jalan sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan atau terdapat perubahan lokasi yang telah memperoleh persetujuan resmi.
Keempat, transparansi dokumen. Berbagai pihak mendesak agar dokumen perencanaan dan pelaksanaan proyek dibuka untuk menghilangkan polemik yang berkembang di masyarakat.
Dokumen yang dinilai penting untuk dibuka antara lain meliputi Rencana Umum Pengadaan (RUP), Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), kontrak pekerjaan, addendum kontrak apabila ada, berita acara pemeriksaan pekerjaan, hingga dokumen serah terima pekerjaan atau PHO/FHO.

Baca juga

Ketua PPWI Jambi Desak Kejari Muaro Jambi Tingkatkan Penanganan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Simpang Wong Kito ke Tahap Penyidikan

JANJI EKSPOS BERUBAH JADI “DATANG KE KANTOR”, POLEMIK JALAN WONG KITO KIAN MEMANAS: DUGAAN PELANGGARAN TATA KELOLA PENGADAAN MINTA DIUSUT TUNTAS

Sorotan Regulasi Pengadaanya 
Dalam perspektif Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki tanggung jawab mengendalikan pelaksanaan kontrak serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
Karena itu, apabila benar terdapat perbedaan volume maupun lokasi pekerjaan, maka perlu dijelaskan apakah perubahan tersebut telah didukung revisi desain, addendum kontrak, maupun persetujuan resmi yang terdokumentasi.
Sementara itu, Peraturan LKPP Nomor 11 Tahun 2021 menegaskan bahwa perencanaan pengadaan harus memuat kebutuhan, lokasi, volume pekerjaan, serta output yang jelas dan terukur. Apabila dalam satu paket pekerjaan muncul beberapa angka volume yang berbeda, maka kondisi tersebut dapat menjadi objek evaluasi terhadap proses perencanaan dan pengendalian proyek.
Di sisi lain, Keputusan Kepala LKPP Nomor 4 Tahun 2021 menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, profesionalisme, dan transparansi seluruh pelaku pengadaan, mulai dari PA/KPA, PPK, Pokja Pemilihan, konsultan, hingga penyedia jasa konstruksi.

Transparansi Jadi Kunci

Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak-pihak terkait untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul. Tidak hanya mengenai panjang jalan yang sebenarnya dikerjakan, tetapi juga mengenai dasar administrasi yang digunakan apabila memang terjadi perubahan volume maupun lokasi pekerjaan.
Dalam konteks penanganan laporan dugaan penyimpangan, tuntutan transparansi juga mengarah kepada aparat penegak hukum agar hasil pemeriksaan dapat disampaikan secara terbuka sesuai semangat akuntabilitas yang selama ini dikampanyekan pemerintah.
Apabila seluruh perbedaan data tersebut dapat dijelaskan melalui dokumen resmi dan mekanisme perubahan kontrak yang sah, maka polemik dapat diselesaikan secara administratif. Namun apabila tidak ditemukan dasar administrasi yang memadai, maka persoalan tersebut berpotensi menjadi objek pemeriksaan lebih lanjut oleh auditor negara maupun aparat penegak hukum.
Di tengah meningkatnya perhatian publik, konsistensi informasi dan keterbukaan dokumen kini menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pengadaan maupun penegakan hukum yang sedang berjalan.

Redaksi :🪶 http://suarara’jat.id

Tags: #http://suarara’jat.id#kejarmuarojambi#kejatijambi#jampidsus#janwas#jaksaagung#kejaksaanagungri
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Ketua PPWI Jambi Desak Kejari Muaro Jambi Tingkatkan Penanganan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Simpang Wong Kito ke Tahap Penyidikan

25.06.2026
Berita

JANJI EKSPOS BERUBAH JADI “DATANG KE KANTOR”, POLEMIK JALAN WONG KITO KIAN MEMANAS: DUGAAN PELANGGARAN TATA KELOLA PENGADAAN MINTA DIUSUT TUNTAS

25.06.2026
Berita

Anggaran Ada, Penanggung Jawab Tak Jelas, Publik Desak Polda Jambi Usut Dugaan Kejanggalan Pengadaan Flat Panel Rp8,18 Miliar di Disdik Provinsi Jambi

24.06.2026
Bisnis

BPK Soroti Pengadaan Tanah Rp15,14 Miliar di Dinas PUPR Provinsi Jambi, Nilai Akta Berbeda dan Anggaran Tak Mencukupi

23.06.2026
Berita

DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

22.06.2026
Berita

Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

21.06.2026
Next Post

JANJI EKSPOS BERUBAH JADI "DATANG KE KANTOR", POLEMIK JALAN WONG KITO KIAN MEMANAS: DUGAAN PELANGGARAN TATA KELOLA PENGADAAN MINTA DIUSUT TUNTAS

Ketua PPWI Jambi Desak Kejari Muaro Jambi Tingkatkan Penanganan Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Simpang Wong Kito ke Tahap Penyidikan

Discussion about this post

Juni 2026
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930 
« Mei    
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

SuaraRajat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah