• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Suara Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Foto Petugas Medis Ruang Visum Jadi Sampul Berita, Muncul Pertanyaan Soal Etika Jurnalistik dan Perlindungan Privasi

    SMKN 6 Kota Jambi Klarifikasi Isu Dugaan Pungutan Dana PIP, Sekolah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Bantuan

    Selisih Panjang Jalan Bukit Subur Jadi Sorotan, Kejari Muaro Jambi Didesak Telusuri Kesesuaian Perencanaan dan Pelaksanaan

    Ketua DPD PPWI Provinsi Jambi, Abdul Mutholib, SH, mendesak Kejaksaan Negeri Muaro Jambi untuk segera menuntaskan penanganan laporan dugaan ketidaksesuaian proyek Pembangunan Simpang Jalan Wong Kito–Desa Bukit Subur Unit VII–Desa Ujung Tanjung Unit XI senilai Rp2,3 miliar yang telah dilaporkan masyarakat.

    RUP sebagai Pilar Transparansi, Pengadaan Flat Panel Rp8,18 Miliar di Disdik Provinsi Jambi Justru Menyisakan Tanda Tanya

    400 Meter Versi Anjar Prabowo, Dokumennya Di Mana? Temuan Baru SuaraRajat.id Pertanyakan Paket yang Tak Pernah Tayang di LPSE dan INAPROC

    Volume 276 Meter di Dokumen, Muncul Klaim 451 Meter di Lapangan: Di Mana Dasar Administrasinya?

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional

    Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

    DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

    Foto Petugas Medis Ruang Visum Jadi Sampul Berita, Muncul Pertanyaan Soal Etika Jurnalistik dan Perlindungan Privasi

    SMKN 6 Kota Jambi Klarifikasi Isu Dugaan Pungutan Dana PIP, Sekolah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Bantuan

    Selisih Panjang Jalan Bukit Subur Jadi Sorotan, Kejari Muaro Jambi Didesak Telusuri Kesesuaian Perencanaan dan Pelaksanaan

    Ketua DPD PPWI Provinsi Jambi, Abdul Mutholib, SH, mendesak Kejaksaan Negeri Muaro Jambi untuk segera menuntaskan penanganan laporan dugaan ketidaksesuaian proyek Pembangunan Simpang Jalan Wong Kito–Desa Bukit Subur Unit VII–Desa Ujung Tanjung Unit XI senilai Rp2,3 miliar yang telah dilaporkan masyarakat.

    RUP sebagai Pilar Transparansi, Pengadaan Flat Panel Rp8,18 Miliar di Disdik Provinsi Jambi Justru Menyisakan Tanda Tanya

    400 Meter Versi Anjar Prabowo, Dokumennya Di Mana? Temuan Baru SuaraRajat.id Pertanyakan Paket yang Tak Pernah Tayang di LPSE dan INAPROC

    Volume 276 Meter di Dokumen, Muncul Klaim 451 Meter di Lapangan: Di Mana Dasar Administrasinya?

    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah
Suara Ra’jat
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah

Home » 22 Ribu Hektare Hutan, Tapi Pengawasan Nol? Jawaban KPHP Bikin Publik Geram

22 Ribu Hektare Hutan, Tapi Pengawasan Nol? Jawaban KPHP Bikin Publik Geram

Tajuk Rencana – FikiranRajat.id

by Admin
29.12.2025
in Nasional
0

Jawaban UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tanjung Jabung Timur Unit XIV atas permintaan klarifikasi publik seharusnya menjadi momentum untuk menegaskan kehadiran negara dalam menjaga hutan. Namun yang terjadi justru sebaliknya: negara hadir sebatas teks regulasi, sementara fakta lapangan dibiarkan kabur.

 

Baca juga

ANGGARAN MILIARAN ADA, JALAN RUSAK BERTAHAN: RISIKO PIDANA MENGINTAI KEPALA BPJN JAMBI

Hutan Dirampas, Dana Desa Dipertanyakan, Suara Rakyat Disisihkan

Diam yang Terorganisir: Ketika Hukum Bersekongkol dengan Pembiaran

Ketika Laporan Mandek, Keadilan Sedang Diuji

Dengan wilayah Perhutanan Sosial mencapai lebih dari 22 ribu hektare, publik berhak menuntut penjelasan yang jujur, terbuka, dan berbasis pengawasan nyata. Sayangnya, surat resmi KPHP Tanjabtim justru menampilkan wajah birokrasi yang normatif, defensif, dan menghindari substansi. Regulasi dikutip panjang lebar, tetapi pertanyaan kunci tidak dijawab.

 

Apakah benar tidak ada kebun sawit di kawasan Perhutanan Sosial?

 

Apakah tidak ditemukan perubahan bentang alam?

 

Apakah tidak ada pelanggaran larangan pengelolaan hutan lindung?

 

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak dijawab dengan “ya” atau “tidak”. Tidak disertai hasil inspeksi lapangan. Tidak ada berita acara pengawasan. Tidak ada dokumentasi visual. Yang ada hanyalah klaim administratif yang berdiri sendiri tanpa verifikasi publik.

 

Inilah yang membuat publik geram. Ketika lembaga pengelola sekaligus pengawas tidak mampu atau tidak mau menyampaikan fakta lapangan, maka fungsi pengawasan negara patut dipertanyakan. Lebih berbahaya lagi, sikap seperti ini membuka ruang pembiaran struktural terhadap potensi penyimpangan pengelolaan hutan.

 

Perhutanan Sosial adalah program mulia yang bertujuan menghadirkan keadilan ekologis dan kesejahteraan masyarakat. Namun tanpa pengawasan yang transparan dan tegas, program ini berisiko berubah menjadi legalisasi kerusakan dengan stempel administrasi negara. Hutan dijaga di atas kertas, tetapi terancam di lapangan.

Jawaban normatif bukanlah klarifikasi. Mengutip pasal bukanlah pengawasan. Negara tidak boleh bersembunyi di balik regulasi ketika lingkungan hidup dipertaruhkan. Publik berhak tahu apa yang benar-benar terjadi di dalam kawasan hutan yang dikelola atas nama rakyat.

 

FikiranRajat.id menegaskan: pengelolaan hutan harus berdiri di atas fakta, bukan sekadar formalitas. Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan hasil pengawasan secara terbuka. Jika ada pelanggaran, tindak dengan tegas. Diam dan mengabur bukan pilihan dalam negara hukum.

Hutan adalah warisan generasi, bukan arsip birokrasi. Negara harus hadir di lapangan, bukan hanya di surat jawaban. [Red]

Tags: FikiranRajat.idTajuk Rencana
ShareTweetSendScan

Artikel lainnya

Berita

Ketua DPD PPWI Jambi Bantah Tuduhan Penyerangan, Sebut Pertemuan dengan Pengusaha Berawal dari Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan Dokumen Tambang

21.06.2026
Berita

DPD PPWI Provinsi Jambi Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Ruang Digital yang Sehat

21.06.2026
Daerah

Ketua DPD PPWI Provinsi Jambi, Abdul Mutholib, SH, mendesak Kejaksaan Negeri Muaro Jambi untuk segera menuntaskan penanganan laporan dugaan ketidaksesuaian proyek Pembangunan Simpang Jalan Wong Kito–Desa Bukit Subur Unit VII–Desa Ujung Tanjung Unit XI senilai Rp2,3 miliar yang telah dilaporkan masyarakat.

17.06.2026
Berita

Hibah Aset untuk Adhyaksa Mengalir, Penegakan Hukum di Jambi Justru Dipertanyakan

27.05.2026
Berita

Proyek Kolam Retensi Telago Kajang Lako Digembar-gemborkan Atasi Banjir, Tapi Data Kontraktor Masih Gelap

20.05.2026
Berita

20.05.2026
Next Post

Diam yang Terorganisir: Ketika Hukum Bersekongkol dengan Pembiaran

Surat Terbuka ke JAMWAS, Klarifikasi Diabaikan, Penanganan Laporan Masyarakat Dipertanyakan

Hutan Dirampas, Dana Desa Dipertanyakan, Suara Rakyat Disisihkan

Refleksi Akhir Tahun Arah Pembangunan Provinsi Jambi: Banyak Janji, Minim Bukti, Krisis kebijakan.

Logika Sesat Konsep Pencemaran Nama Baik: Sebuah Kajian Kritis dalam Kasus Ijazah Jokowi

Discussion about this post

Desember 2025
SSRKJSM
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031 
« Nov   Jan »
  • Bang Cobra: Oknum ASN Pendukung Romantis Jangan Balas Dendam atas Kekalahan di PSU Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamzah Sidik Soroti Aleg BK DPRD Gorontalo Utara yang Sebar Isu Mangkir 6 Bulan: “Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Itu Hoaks”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Premanisme di Balik Meja Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun: Jurnalis Metro7 Dianiaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Menggila di Disnakertrans Sarolangun: Ratusan Juta Raib, Bendahara Akui untuk “Kepentingan Pribadi”!  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guncang Sarolangun “Plt Kasubbag Umum” Gasak Gaji Sejumlah PNS dengan Dalih “Jasa Pengurusan'”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

SuaraRajat

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Mancanegara
    • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sejarah